Kamis, 09 Februari 2012

Awet Muda Dengan Tempe, Mau..


Wajah 300x300 Awet Muda Dengan Tempe, Mau..Mau tampil segar dan awet muda di masa tua Anda? Pastinya hampir semua orang menginginkan hal tersebut. Banyak orang melakukan hal-hal yang berbahaya demi tampil awet muda dengan bahan-bahan kimia dan juga operasi. Tentunya hal tersebut akan menimbulkan banyak sekali resikonya. Carilah cara aman untuk mendapatkannya yaitu dengan cara yang alami. Banyak sekali cara yang bisa Anda lakukan, salah satunya dengan mengkonsumsi makanan tradisional bangsa kita yaitu tempe kedelai. Siapa gak kenal tempe, hmm pasti semua orang tau dong. Rasa yang enak dan khas membuat tempe ini banyak penggemarnya baik kalangan berduit maupun masyarakat biasa.
Penuaan merupakan suatu proses yang secara normal terjadi di dalam tubuh. Proses penuaan sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk faktor gizi, radikal bebas, sistem kekebalan dan lain sebagainya. Dari sekian banyak penyebab ketuaan, radikal bebas mendapat porsi tersendiri karena dianggap cukup signifikan dan terkait dalam proses terjadinya berbagai penyakit lain seperti aterosklerosis, katarak, penyakit jantung, kanker dan auto imun.
Dengan rutin mengkonsumsi tempe seukuran kotak korek api setiap hari, niscaya kulit Anda tetap halus dan bugar pada hari tua. Itulah hasil penelitian Prof Dr dr Achmad Biben, SpOGK, guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung pada 2004. Menurut Biben, tempe yang dimasak secara baik dan benar bermanfaat untuk menghambat kerusakan sel dan proses penuaan serta memperbaiki sel-sel yang rusak. Sebab tempe mengandung super oksida dismutase. Zat itu berperan menghambat laju penuaan. Selain itu kedelai bahan baku tempe kaya akan lesitin HPF (highly purified fraction), berkadar fosfatidikolin optimal (70-75%) terbukti mampu meregenerasi sel tubuh.
tempe goreng 300x225 Awet Muda Dengan Tempe, Mau..
Komposisi gizi tempe baik kadar protein, lemak, dan karbohidratnya tidak banyak berubah dibandingkan dengan kedelai. Namun, karena adanya enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kapang tempe, maka protein, lemak, dan karbohidrat pada tempe menjadi lebih mudah dicerna di dalam tubuh dibandingkan yang terdapat dalam kedelai. Oleh karena itu, tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia), sehingga bisa disebut sebagai makanan semua umur.
Dibandingkan dengan kedelai, terjadi beberapa hal yang menguntungkan pada tempe. Secara kimiawi hal ini bisa dilihat dari meningkatnya kadar padatan terlarut, nitrogen terlarut, asam amino bebas, asam lemak bebas, nilai cerna, nilai efisiensi protein, serta skor proteinnya.
Sifat lain dari tempe yang menguntungkan sebagai bahan pangan:
a) Kandungan proteinnya lengkap mengandung 8 macam asam amino esensial
b) Kandungan vitamin B12nya tinggi
c) Kandungan lemak jenuh dan kolesterolnya rendah
d) Mempunyai tekstur seluler yang unik sehingga mudah dicerna dan diserap
e) Mempunyai kandungan zat berkhasiat antibiotik dan stimulasi pertumbuhan


Sumber: (team bisnis ukm, http://id.wikipedia.org/wiki/Tempe, Majalah trubus edisi 435 februari2006,http://www.kalbe.co.id)
Sumber gambar: http://dclips.fundraw.com, http://djomomangunkaryo.files.wordpress.com

Nasi Jagung, Alternatif Bisnis Kuliner Makanan Tradisional


nasi jagung3 300x184 Nasi Jagung, Alternatif Bisnis Kuliner Makanan TradisionalKetersediaan makanan pokok bagi seluruh masyarakat dalam sebuah negara sangat berpengaruh terhadap kualitas SDM negara tersebut, sehingga pemenuhan kebutuhan akan makanan pokok menjadi penting. Subandi et al. (1998), menyebutkan bahwa kebutuhan akan pangan karbohidrat yang semakin meningkat akibat pertumbuhan penduduk sulit dipenuhi dengan hanya mengandalkan produksi padi, mengingat terbatasnya sumber daya terutama lahan dan irigasi. Untuk mencukupi kebutuhan makanan pokok, perlu dilakukan diversifikasi pangan khususnya makanan pokok. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap makanan pokok tunggal beras yaitu beralih ke jagung.
Jagung (Zea mays) merupakan salah satu serealia yang strategis dan bernilai ekonomis serta mempunyai peluang untuk dikembangkan karena kedudukannya sebagai sumber utama karbohidrat dan protein setelah beras (Purwanto,2006). Senada dengan hal tersebut Zubachtirodin et al (2006) juga menambahkan dalam perekonomian nasional, jagung penyumbang terbesar kedua setelah padi dalam subsektor tanaman pangan. Jagung juga merupakan tanaman yang relatif lebih tahan terhadap kekurangan air daripada padi sehingga penanamannya dapat dilakukan setelah penanaman padi, yaitu pada musim kemarau.
Jagung memiliki potensi besar sebagai alternatif makanan pokok selain beras. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan sumberdaya terutama lahan irigasi yang menjadi permasalahan pada produksi beras, relatif tidak terjadi pada jagung. Disisi lain secara kandungan gizi jagung memiliki komposisi zat-zat makanan yang lebih komplet daripada beras. Selain sebagai sumber utama karbohidrat, juga mengandung zat gizi lain seperti: Energi (150,00kal), Protein (1,600g), Lemak (0,60g), Karbohidrat (11,40g), Kalsium (2,00mg), Fosfor (47,00mg), Serat (0,40g), Besi (0,30mg), Vit A (30,00 RE), Vit B1 (0.07mg), Vit B2 (0,04mg), Vit C (3,00mg), Niacin (60mg), dengan kandungan karbohidrat 74,26 g per 100g porsi edible menghasilkan total energi 365 Kcal (USDA, 2008) yang sangat berpotensi sebagai alternatif makanan pokok.
Diversifikasi makanan pokok dengan jagung sebagai alternatif selain beras, harus diikuti dengan perancangan olahan jagung untuk meningkatkan penerimaan konsumen. Produk olahan yang sekiranya dapat mencakup beberapa aspek diatas adalah beras jagung.
Nasi jagung telah lama dikenal oleh masyarakat namun karena proses preparasi dari bentuk jagung pipil hingga nasi yang lama, meliputi proses penumbukan berulang serta penjemuran, maka penerimaannya sebagai bahan pangan pokok lebih rendah daripada nasi biasa. Oleh karena itu pengolahan jagung menjadi beras jagung diperlukan untuk mempersingkat waktu preparasi jagung menjadi nasi jagung. Beras jagung menurut Richana dan Suarni (2007) merupakan hasil proses pemberasan yang meliputi sortasi, penyosohan, hulling dan polishing dengan bahan baku jagung kering pipil.
Rasa nasi jagung, serperti halnya nasi dari beras, dipengaruhi oleh kandungan amilosa. Makin rendah kandungan amilosa, rasa nasi jagung menjadi semakin pulen (Zuraida et al, 2001). Pati jagung normal mengandung 74-76% amilopektin dan 24-26% amilosa. Dengan kadar amilosa tersebut diharapkan nasi yang terbentuk dari beras jagung masih bersifat pulen dan tidak keras saat dingin karena kadar amilosa yang tidak terlalu tinggi.
Pengolahan jagung menjadi beras jagung menciptakan alternatif makanan pokok selain beras dengan sifat organoleptis yang hampir sama, rasa yang netral, dan waktu preparasi yang sama dengan nasi dari beras. Didukung dengan keunggulan kandungan nutrisi serta keinginan masyarakat untuk mencoba mengkonsumsi makanan yang baru, beras jagung memiliki potensi yang baik sebagai alternatif makanan pokok selain beras. Dengan demikian diharapkan beras jagung dapat mensukseskan program diversifikasi pangan pemerintah dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap beras sehingga menciptakan swasembada pangan dan ketahanan pangan dapat terwujud.
Dilihat dari keunggulan nasi jagung hal ini bisa di manfaatkan sebagai peluang bisnis kuliner dengan mengangkat tradisional food sebagai keunggulan kuliner yang ditawarkan. Prospek ini sangat menggairahkan karena saat ini masyarakat lebih concern terhadap makanan tradisional yang lebih sehat di bandingkan makanan fast food yang ada sekarang. Selain itu banyak di kota-kota besar masyarakatnya belum familiar terhadap nasi jagung sehingga bisa di tawarkan sebagai makanan pokok alternatif baru yang lebih sehat.
Pembuatan nasi jagung sangatlah sederhana, supaya empuk, jagung direndam semalam, jika akan memasak tinggal dicampur dengan beras dan dikukus hingga tanak. Nasi jagung biasanya dipadukan dengan lauk pauk telur petis, daging tolotoh, kering kentang, pindang tongkol. Sedangkan untuk sayurnya bisa ditambah dengan tumisan sayur.
Membuka usaha bisnis makanan nasi jagung dapat memberikan nuansa baru di dunia kuliner sebagai makanan pokok alternatif bagi masyarakat. Selain melestarikan budaya kuliner kita, nasi jagung juga menyehatkan masyarakat dan memberikan keuntungan secara finansial bagi pemiliknya karena harganya yang lebih terjangkau.
(Sumber gambar:http://mamafhia.blogspot.com/2008_08_01_archive.html)

Tips dan Teknik Negosiasi Dalam Penjualan


gambar negoisasi 300x225 Tips dan Teknik Negosiasi Dalam PenjualanAnda tidak bisa menghindari dari perilaku konsumen masyarakat kita yang sering menawar setiap produk yang Anda jual. Sama juga ketika Anda menjadi pembeli, maka Anda pun akan melakukan hal yang sama seperti orang lain yang menawar produk yang ditawarkan penjualnya. Tidak usah heran, itu manusiawi. Karena hukumnya bahwa setiap pembeli akan meminta harga yang lebih cocok dengan kantongnya.
Bila Anda seorang pengusaha, maka menjual produk yang Anda miliki adalah salah satu keharusan supaya  Anda memilki added value dari modal yang Anda sudah investasikan.  Sebagai penjual maka Anda akan melakukan negosiasi dengan pembelinya. Bagaimana cara menghadapi pembeli yang selalu berkeinginan untuk menawar produk Anda?
Berikut tips praktis yang bisa Anda pakai setiap Anda melakukan transaksi penjualan:
1. Anda harus benar-benar menguasai produk yang Anda jual. Kelebihan dan kekurangaan produk itu bila Anda sudah kuasai dengan baik maka akan memudahkan Anda menggiring apa kemauan dan kemampuan konsumen kepada apa yang Anda kehendaki.
2. Gali potensi dan kebutuhan calon konsumen. Kemudiaan Anda arahkan supaya produk yang Anda tawarkan itu bisa menjadi alternatif membantu memenuhi kebutuhannya.
3. Gunakan selalu tutur kata yang baik dan sopan, body language yang proposional, dan ketulusan Anda mendalam untuk membantu memenuhi kebutuhannya.
4. Yakinkan bahwa produk yang Anda tawarkan itu sangat penting dan sangat berarti bagi konsumen.
5. Jadilah Anda selalu orang yang bisa dipercaya. Anda harus bisa memegang komitmen dengan baik dan menjalankan komitmen itu seperti yang sudah direncanakan.
6. Bila memenuhi kendala atau masalah dalam hal sudah terjadi komitmen dengan pembeli/pelanggan maka Anda harus terus terang dan mempertanggung jawabkan segala resiko yang mungkin akan timbul dengan semestinya.
7. Carilah selalu titik temu yang optimum dalam setiap negosiasi yang Andaa jalankan dengan konsumen Anda, supaya dia puas Anda juga puas.
8. Hindari menjual didasarkan atas belas kasihan pembelinya. Di sini Anda harus mengarahkan pembeli pada satu keputusan membeli secara rasioanal, bukan atas dasar belas kasihan.
9. Selalulah Anda melayani dengan sesempurna mungkin supaya pelanggan akan sangat bergantung dengan Anda. Yang ini harus dilakukan seproposional mungkin.
Poin-poin itu pasti akan sangat bermanfaat dan akan Anda jumpai setiap saat dalam melakukan transaksi penjualan, apa pun produk Anda.
Diolah dari berbagai sumber
Sumber gambar: http://wb7.itrademarket.com/pdimage/39/1446939_salaman.jpg

Pembuatan Surimi Ikan


surimi ikan 250x166 Pembuatan Surimi Ikan Surimi adalah produk olahan, hasil perikanan setengah jadi berupa hancuran
daging ikan beku yang telah mengalami proses, pelumeran (leaching), pengepresan, penambahan bahan tambahan, pengepakan. Dari produk daging
lumat seperti bakso, sosis, siomay dan sebagainya. Kali ini kita akan coba membahas cara pembuatan Surimi Ikan.
Bahan Baku dan Bumbu
1. Ikan
Umumnya jenis ikan yang digunakan untuk surimi dari jenis yang kurang ekonomis / kurang dimanfaatkan dan dari jenis ikan yang berdaging putih, karena ikan yang berdaging putih mempunyai elastisitas yang tinggi. Jenis ikan yang berdaging putih antara lain ikan cunang-cunang, manyung, pisang-pisang, ekor kuning, kurisi dan gumlah.
2. Bumbu
  • Garam 0,2 – 0,3 %
  • Gula pasir 3 %
  • Poliphospat 0,2 %
B. Proses Pengolahan
1. Penyiangan dan Pencucian
- Ikan segar disiangi dengan cara membuang kepala dan isi perut, kemudian
dicuci bersih
- Sayatlah kan memanjang pada bagian punggung lalu lakukan pengambilan
daging dengan cara menyerok dengan menggunakan sendok.
2. Leaching
Proses leaching meliputi : pencucian daging ikan yang dilumatkan dengan
air es ( air dingin ) dan diberi sedikit garam ( 0,2 – 0,3 %).
Perbandingan ikan dengan air dingin 1 : 4 dan perendaman dilakukan selama
15 menit sambil di aduk-aduk. Proses leaching tersebut, sebaiknya dilakukan
2 – 3 kali ulangan perendaman. Dengan perlakuan leaching akan dapat
memperbaiki warna daging.
3. Pengepresan dan Penggilingan
- Ikan yang telah di leaching di pres dengan cara memerasnya dengan
menggunakan kain biasa.
- Haluskan / lumatkan daging ikan tersebut dengan menggunakan gilingan
atau blender hingga di dapat daging lumat halus menyerupai bentuk
pasta. Pada saat pelumatan ini tambahankan gula 3 % dan poliposphate
0,2 %.
4. Pembekuan
Surimi telah selesai diproses kemudian dikemas dalam kemasan plastik dan
bekukan dalam freezer.
sumber gambar: http://farm1.static.flickr.com/36/87247984_0189a30d58.jpg

K.O.M.U.G.I Bakery

Selamat Datang di K.O.M.U.G.I Bakery

Di situs ini, Kami akan memperkenalkan Bakery TERBAIK Jepang kami. ROTI kami dibuat dengan Produk Kualitas Tinggi dan Quality Control dari Chef Pengalaman Jepang.

Kami USAHA untuk Kesehatan Anda sehingga kami membuat produk kami dengan Mainan n Kesehatan menjadi Filosofi kami.


Menjalankan bisnis tidak pernah mudah, tetapi membangun sebuah situs web yang efektif seringkali dapat membuat perbedaan besar dalam meningkatkan penjualan, responsif, dan kepuasan pelanggan.

Kami akan menggunakan situs ini untuk memberikan latar belakang untuk bisnis kami dan menjelaskan produk kami, kami tawarkan. Orang tidak ingin menghabiskan waktu mencari tahu apa bisnis tidak, sehingga halaman rumah kita akan menyorot fitur yang paling penting dari kedua bisnis kami dan situs web kami. Kami akan memikirkan halaman rumah sebagai semacam portal, memberikan pelanggan informasi yang mereka inginkan sekilas, dan menawarkan banyak link untuk menarik mereka ke seluruh situs.

Sebagai contoh, kita mungkin fitur item yang berbeda di situs ini setiap bulan, bersama dengan link ke halaman produk kami di mana Anda dapat menemukan informasi lebih lanjut tentang produk.